Wednesday, December 13, 2017



 Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar seminar LPS Pulang Kampung dengan tema Peran dan Fungsi Lembaga Penjamin Simpanan dalam Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan.  Acara yang berlangsung di gedung Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung itu diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan di Unila.

Seminar LPS dimoderatori oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain dengan narasumber Direktur Grup Pengelolaan Transformasi LPS Suwandi dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Unila Ambya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Bujang Rahman dalam sambutannya mengatakan mengapresiasi seminar yang dihelat hari ini karena sesuai dengan aspek pragmatis di lapangan terutama dalam hal perbankan.

Menurutnya hal ini adalah momen yang tepat dalam rangka mengetahui sistem  keuangan dan perbankan.

"Tentunya mahasiswa akan bertamah wawasan dan pengalaman dibidang LPS,  jadi tidak usah ragu menyimpan uang di bank maksimal Rp2 miliar dan akan  dijamin keamanannya,  asal uangnya halal,  tapi kalau uang haram dan diketahui didapat dari cara yang tidak baik maka berbahaya,"kata dia Rabu (13/12).

Ia berharap mahasiswa bisa menggali berbagai pengetahuan LPS dalam seminar tersebut terkait dunia teoritis dan pragmatis.

LPS merupakan institusi yang berada langsung dibawah presiden,  dengan Independen dan mereka betul betul menjamin simpanan uang di bank sehinga merasa nyaman.

"Seminar ini memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang  sistem perbankan,  karena ini merupakan pengetahuan praktis dan yang selama ini dimiliki mahasiswa adalah pengetahuan teoritis, sehingga mereka memiliki wawasan yang luas di dua sisi dan bisa berperan serta mengajak masyarakat untuk menabung di bank tanpa keraguan, "paparnya.

Direktur Grup Pengelolaan Transformasi LPS yang juga alumni Universitas Lampung Suwandi menjelaskan LPS adalah lembaga yang terbuka bagi siapapun untuk mengetahui sistem simpanan di perbankan.

LPS bisa melakukan penyelamatan jadi bisa ada hal yang berhubungan,  jika bank goyah,
LPS bisa menerbitkan obligasi dan beberapa upaya lainnya untuk menjaga stabilitas ekonomi melalui perbankan.

Dijelaskannya kegiatan ini merupakan sesuatu yang baru bagi mahasiswa, karena biasanya pilar sistem keuangan yang tadinya hanya kewenangan OJK dan BI namun kini juga dilayani oleh LPS.

"Jadi teman-teman mahasiswa perlu mengikuti perkembangan regulasi dan hal yang ada diluar kampus supaya dunia akademis mempunyai keselarasan apa yang ada di luar akademik, "paparnya.

Selain itu LPS yang terbilang baru, bisa menjadi bahan literatur,  survei,  bahkan skripsi untuk melakukan riset di bidang manajemen,  akuntansi, ekonomi dan hukum dan sebagainya. Sebab LPS memiliki program yang memberikan kenyamanan dan kepercayaan kepada masyarakat yang menyimpan uang di bank.

"Uang yang ada di bank selalu diamankan  jika kemungkinan ada resiko kegagalan oleh salah satu bank, misalanya  suku bunga serat atau nasabah mempunyai kredit macet makan nasabah tidak perlu khawatir karana simpan nasabah selalu dalam lindungan LPS, "paparnya.

Sampai saat ini LPS sudah melakukan likuidasi terhadap 82 bank secara nasional, tapi untuk bank umum dari 82 kota hanya satu dan sebagai besar sudah di likuidasi yakni BPS.

Sebab persyaratan untuk diselamatkan oleh LPS itu tidak terpenuhi jadikan persyaratannya apakah suatu bank boleh diselamatkan sesuai ketentuan undang-undang LPS harus melihat salah satunya adalah mana biaya yang paling murah.

"LPS akan mengambil tindakan untuk meminta OJK mencabut izin usaha bank dan LPS melakukan likuidasi terhadap bank tersebut. Di Lampung, dari 82 ada dua yaitu bank Tripanca dan BPR yang sudah lewat dan kini perbankan di Lampung terlihat normal,  "paparnya

 LPS dan terus OJK bekerjasama, LPS yang nanti akan melakukan analisis dan ditambah laporan dari OJK,  jika ada masalah keuangan maka LPS akan datang ke Bank untuk melakukan pemeriksaan.
Namun kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dan hasilnya, kemudian LPS akan datangi bag tersebut dilakukan pemeriksaan.

"Total asetnya yang diawasi LPS saat ini, kurang lebih hampir Rp5500 triliun oleh dana pihak ketiga. Dan LPS saat ini mempunyai aset Rp86 triliun untuk bisa mengcover dana pihak ketiga,  memang sangat timpang tapi LPS nanti bisa melakukan akses pinjaman pemerintah,  obligasi jika kesulitan mengalami likuiditas, "paparnya.

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila Ambya mengatakan awal berdirinya LPS pada tahun 2004 setelah terjadinya krisis 1999.  Negara harus menjaga kepercayaan uang masyarakat di bank,  sebab jika nasabah menarik uangnya dari Bank akan mempengaruhi stabilitas ekonomi Indonesia.

LPS memberikan rasa aman dan nyaman kepada nasabah,  jika bank collaps maka tidak perlu khawatir dananya akan dijamin oleh LPS.

"Mahasiswa diharapkan bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas bahwa tidak perlu khawatir jika dana nya yang disimpan di bank akan hilang jika bank mengalami masalah, "paparnya.

Dijelaskannya tabungan masyarakat yang tersimpan di bank memiliki kontribusi penggerak ekonomi.  Karena tabungan adalah sumber investasi. Maka jika semakin banyak yang percaya kepada bank untuk menyimpan uang,  dana akan digunakan untuk investasi yang bisa mempercepat perekonomian Lampung.

Dalam acara tersebut,  mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab, dan undian berhadiah menarik seperti Door prize handphone, printer, voucher belanja Rp500 ribu untuk 5 orang, dan  power bank 10 unit.  (AJI)




LPS Seminar di Universitas Lampung, Mahasiswa Antusias



 Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar seminar LPS Pulang Kampung dengan tema Peran dan Fungsi Lembaga Penjamin Simpanan dalam Menjaga Stabilitas Sistem Perbankan.  Acara yang berlangsung di gedung Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung itu diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan di Unila.

Seminar LPS dimoderatori oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain dengan narasumber Direktur Grup Pengelolaan Transformasi LPS Suwandi dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Unila Ambya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Bujang Rahman dalam sambutannya mengatakan mengapresiasi seminar yang dihelat hari ini karena sesuai dengan aspek pragmatis di lapangan terutama dalam hal perbankan.

Menurutnya hal ini adalah momen yang tepat dalam rangka mengetahui sistem  keuangan dan perbankan.

"Tentunya mahasiswa akan bertamah wawasan dan pengalaman dibidang LPS,  jadi tidak usah ragu menyimpan uang di bank maksimal Rp2 miliar dan akan  dijamin keamanannya,  asal uangnya halal,  tapi kalau uang haram dan diketahui didapat dari cara yang tidak baik maka berbahaya,"kata dia Rabu (13/12).

Ia berharap mahasiswa bisa menggali berbagai pengetahuan LPS dalam seminar tersebut terkait dunia teoritis dan pragmatis.

LPS merupakan institusi yang berada langsung dibawah presiden,  dengan Independen dan mereka betul betul menjamin simpanan uang di bank sehinga merasa nyaman.

"Seminar ini memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang  sistem perbankan,  karena ini merupakan pengetahuan praktis dan yang selama ini dimiliki mahasiswa adalah pengetahuan teoritis, sehingga mereka memiliki wawasan yang luas di dua sisi dan bisa berperan serta mengajak masyarakat untuk menabung di bank tanpa keraguan, "paparnya.

Direktur Grup Pengelolaan Transformasi LPS yang juga alumni Universitas Lampung Suwandi menjelaskan LPS adalah lembaga yang terbuka bagi siapapun untuk mengetahui sistem simpanan di perbankan.

LPS bisa melakukan penyelamatan jadi bisa ada hal yang berhubungan,  jika bank goyah,
LPS bisa menerbitkan obligasi dan beberapa upaya lainnya untuk menjaga stabilitas ekonomi melalui perbankan.

Dijelaskannya kegiatan ini merupakan sesuatu yang baru bagi mahasiswa, karena biasanya pilar sistem keuangan yang tadinya hanya kewenangan OJK dan BI namun kini juga dilayani oleh LPS.

"Jadi teman-teman mahasiswa perlu mengikuti perkembangan regulasi dan hal yang ada diluar kampus supaya dunia akademis mempunyai keselarasan apa yang ada di luar akademik, "paparnya.

Selain itu LPS yang terbilang baru, bisa menjadi bahan literatur,  survei,  bahkan skripsi untuk melakukan riset di bidang manajemen,  akuntansi, ekonomi dan hukum dan sebagainya. Sebab LPS memiliki program yang memberikan kenyamanan dan kepercayaan kepada masyarakat yang menyimpan uang di bank.

"Uang yang ada di bank selalu diamankan  jika kemungkinan ada resiko kegagalan oleh salah satu bank, misalanya  suku bunga serat atau nasabah mempunyai kredit macet makan nasabah tidak perlu khawatir karana simpan nasabah selalu dalam lindungan LPS, "paparnya.

Sampai saat ini LPS sudah melakukan likuidasi terhadap 82 bank secara nasional, tapi untuk bank umum dari 82 kota hanya satu dan sebagai besar sudah di likuidasi yakni BPS.

Sebab persyaratan untuk diselamatkan oleh LPS itu tidak terpenuhi jadikan persyaratannya apakah suatu bank boleh diselamatkan sesuai ketentuan undang-undang LPS harus melihat salah satunya adalah mana biaya yang paling murah.

"LPS akan mengambil tindakan untuk meminta OJK mencabut izin usaha bank dan LPS melakukan likuidasi terhadap bank tersebut. Di Lampung, dari 82 ada dua yaitu bank Tripanca dan BPR yang sudah lewat dan kini perbankan di Lampung terlihat normal,  "paparnya

 LPS dan terus OJK bekerjasama, LPS yang nanti akan melakukan analisis dan ditambah laporan dari OJK,  jika ada masalah keuangan maka LPS akan datang ke Bank untuk melakukan pemeriksaan.
Namun kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dan hasilnya, kemudian LPS akan datangi bag tersebut dilakukan pemeriksaan.

"Total asetnya yang diawasi LPS saat ini, kurang lebih hampir Rp5500 triliun oleh dana pihak ketiga. Dan LPS saat ini mempunyai aset Rp86 triliun untuk bisa mengcover dana pihak ketiga,  memang sangat timpang tapi LPS nanti bisa melakukan akses pinjaman pemerintah,  obligasi jika kesulitan mengalami likuiditas, "paparnya.

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unila Ambya mengatakan awal berdirinya LPS pada tahun 2004 setelah terjadinya krisis 1999.  Negara harus menjaga kepercayaan uang masyarakat di bank,  sebab jika nasabah menarik uangnya dari Bank akan mempengaruhi stabilitas ekonomi Indonesia.

LPS memberikan rasa aman dan nyaman kepada nasabah,  jika bank collaps maka tidak perlu khawatir dananya akan dijamin oleh LPS.

"Mahasiswa diharapkan bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas bahwa tidak perlu khawatir jika dana nya yang disimpan di bank akan hilang jika bank mengalami masalah, "paparnya.

Dijelaskannya tabungan masyarakat yang tersimpan di bank memiliki kontribusi penggerak ekonomi.  Karena tabungan adalah sumber investasi. Maka jika semakin banyak yang percaya kepada bank untuk menyimpan uang,  dana akan digunakan untuk investasi yang bisa mempercepat perekonomian Lampung.

Dalam acara tersebut,  mahasiswa diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab, dan undian berhadiah menarik seperti Door prize handphone, printer, voucher belanja Rp500 ribu untuk 5 orang, dan  power bank 10 unit.  (AJI)




Wednesday, December 6, 2017



PLN Distribusi Lampung sebagai  perusahaan /organisasi   dinilai baik dan konsisten dalam menerpakan standar Nasional Indonesia (SNI).  Maka Badan standardisasi Nasional berikan penghargaan (BSN) kepada perusahaan tersebut.

Bagian Humas BSN Titin Resmiatin mengatakan penghargaan diberikan BSN terhadap PLN, untuk meningkatakan daya saing bangsa, dan terbukti dibanyak standar dan penilaian kesesuian menjadi piranti yang Handal. Banyak kisah sukses dengan diterapkanya SNI, baik perusahaan , lembaga dan  organisasi.

"Salah satu upaya yang dilakukan BSN adalah dengan memberikan penghargaan kepada organisasi dan perudahaan yang dinilai baik menerapakan SNI, SNI award, "kata dia di kantor PLN Distribusi Lampung, Rabu (6/12).

SNI award sudah dilaksanakan daribtahun 2015.Salah satu penrima SNI award adalah PT PLN Distribusi Lampung  Perusahaan ini meraih SNI award  pada tahu 2016-2017.
Tahun 2016 mendapat peringkat perak dan 2017 meningkat mendapat peringkat emas..

"PLN Lampung salah satu dari  50 organisasis /perusahan yang menjadi pemenang SNI Award,"ujarnya.

Manager Bidang Perencanaan PLN Distribusi Lampung Agustian menuturkan, menyatakan dukunganya kegiatan SNI Award. Bukan hanya sekdar pemberian penghargaan sekaligus sebagai simbol pembuktian Komitmen PT PLN menjaga kualitas produk aik barang maupu jasa layanannya.

"Dengan meraih SNI Award dua tahun berturut-turut kami semakin percaya diri untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan, "paparnya.

"Peran September 2017, BSN menetapkan SNI sejumlah 11.385, sedangkan sejumlah SNI yang diwajibkan intansi sejumlah 205 SNI. Dari jumlah tersebut terdapat 600 SNI ketenagalistrikan ditetapa BSN Yaitu, SNI pembangkit listrik (Turbin, generatir dll) ; SNI pe yaluran listrik (Tranisi AC, Transmisis ATT/DC, Transformator daya dll), SNI distribusi tenaga listrik( Transformator distrubusi, alat pembatas,  dan pemutus/ APP)KWh meter dll), dan SNI pemasangan Instalasi (Puil),"Terangnya.

BSN bertugas untuk Membina, mengembangkan serta mengkoordinasikan kegiatasn dibidang Standaridisasi secara Nasional menjadi tanggung jawab Badan Standardisai Nasional.  Salah satu tugas pokok BSN adalah memfasilitasi perumusan dan menetapkan standar nasional Indonesia SNI.(AJI)

PLN Distribusi Lampung raih SNI Awards dari BSN



PLN Distribusi Lampung sebagai  perusahaan /organisasi   dinilai baik dan konsisten dalam menerpakan standar Nasional Indonesia (SNI).  Maka Badan standardisasi Nasional berikan penghargaan (BSN) kepada perusahaan tersebut.

Bagian Humas BSN Titin Resmiatin mengatakan penghargaan diberikan BSN terhadap PLN, untuk meningkatakan daya saing bangsa, dan terbukti dibanyak standar dan penilaian kesesuian menjadi piranti yang Handal. Banyak kisah sukses dengan diterapkanya SNI, baik perusahaan , lembaga dan  organisasi.

"Salah satu upaya yang dilakukan BSN adalah dengan memberikan penghargaan kepada organisasi dan perudahaan yang dinilai baik menerapakan SNI, SNI award, "kata dia di kantor PLN Distribusi Lampung, Rabu (6/12).

SNI award sudah dilaksanakan daribtahun 2015.Salah satu penrima SNI award adalah PT PLN Distribusi Lampung  Perusahaan ini meraih SNI award  pada tahu 2016-2017.
Tahun 2016 mendapat peringkat perak dan 2017 meningkat mendapat peringkat emas..

"PLN Lampung salah satu dari  50 organisasis /perusahan yang menjadi pemenang SNI Award,"ujarnya.

Manager Bidang Perencanaan PLN Distribusi Lampung Agustian menuturkan, menyatakan dukunganya kegiatan SNI Award. Bukan hanya sekdar pemberian penghargaan sekaligus sebagai simbol pembuktian Komitmen PT PLN menjaga kualitas produk aik barang maupu jasa layanannya.

"Dengan meraih SNI Award dua tahun berturut-turut kami semakin percaya diri untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan, "paparnya.

"Peran September 2017, BSN menetapkan SNI sejumlah 11.385, sedangkan sejumlah SNI yang diwajibkan intansi sejumlah 205 SNI. Dari jumlah tersebut terdapat 600 SNI ketenagalistrikan ditetapa BSN Yaitu, SNI pembangkit listrik (Turbin, generatir dll) ; SNI pe yaluran listrik (Tranisi AC, Transmisis ATT/DC, Transformator daya dll), SNI distribusi tenaga listrik( Transformator distrubusi, alat pembatas,  dan pemutus/ APP)KWh meter dll), dan SNI pemasangan Instalasi (Puil),"Terangnya.

BSN bertugas untuk Membina, mengembangkan serta mengkoordinasikan kegiatasn dibidang Standaridisasi secara Nasional menjadi tanggung jawab Badan Standardisai Nasional.  Salah satu tugas pokok BSN adalah memfasilitasi perumusan dan menetapkan standar nasional Indonesia SNI.(AJI)
Waspadai Kenaikan Harga Pangan Meski Inflasi Terkendali

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan November 2017 di Provinsi Lampung tercatat sebesar 0,19% (mtm) dan secara tahunan sebesar 3,21% (yoy). Tekanan inflasi bulanan tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan inflasi di Sumatera dan nasional yang tercatat masing-masing sebesar 0,35% (mtm) dan 0,20% (mtm), serta lebih rendah dibandingkan pola historisnya dalam 3 tahun terakhir dengan rata-rata 0,52% (mtm).

Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung mengatakan
tekanan inflasi November 2017 terutama bersumber dari kenaikan harga kelompok pangan (volatile food) karena kenaikan harga komoditas pangan utama seperti bawang merah, cabai merah dan beras serta kelompok harga yang ditetapkan pemerintah (administered prices) karena kenaikan harga rokok.

 Dibandingkan Provinsi se-Sumatera, inflasi di Provinsi Lampung  menempati posisi yang cukup baik dengan berada di urutan ke-7 dari total 10 Provinsi. Secara spasial, dibandingkan kota-kota yang menjadi sampel inflasi di Sumatera dan secara Nasional, inflasi Kota Bandar Lampung dan Kota Metro masing – masing menempati urutan ke-44 dan 62, lebih baik dibandingkan posisi bulan sebelumnya. Secara kumulatif sejak awal tahun 2017, inflasi IHK Lampung tercatat masih terjaga di level yang cukup rendah yakni sebesar 2,57% (ytd), atau masih di bawah tingkat inflasi nasional sebesar 2,87% (ytd) sehingga diperkirakan dapat mendukung pencapaian sasaran inflasi tahun 2017 sebesar 4±1%.

Tekanan inflasi pada kelompok pangan (volatile food) tercatat sebesar 0,71% (mtm) atau meningkat jika dibandingkan bulan sebelumnya yaitu sebesar 0,46% (mtm).

"Tingginya tekanan inflasi dipicu oleh kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan yakni bawang merah, cabai merah, dan beras, yang utamanya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang kurang kondusif. Selain itu, tekanan harga pangan bulan ini juga dipengaruhi oleh pergeseran harga beras medium ke premium sebagai konsekuensi dari penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga beras medium di penggilingan mengalami kenaikan sebesar 2,08% (mtm) untuk menyesuaikan harga beras premium, "kata dia dalam siaran pers yang diterima Lampung Post, Rabu (6/12).

 Sementara itu, kenaikan harga rokok dan bahan bakar rumah tangga mendorong inflasi administered prices yang mencapai 0,19% (mtm). Peningkatan harga pada rokok terjadi seiring dengan rencana kenaikan tarif cukai rokok di Januari 2018 sebesar rata – rata tertimbang 10,54%. Peningkatan juga terjadi pada Bahan Bakar Rumah Tangga seiring dengan keterbatasan pasokan serta adanya pengaruh kenaikan harga elpiji di pasar dunia. Namun demikian, tekanan inflasi yang lebih tinggi di kelompok administered prices dapat diredam oleh penurunan tarif angkutan udara di bulan November 2017 seiring dengan pelemahan permintaan yang terjadi pasca beberapa event besar di Lampung pada bulan Oktober 2017. Pada kelompok inti, justru mengalami deflasi sebesar -0,03% (mtm), sedangkan pada bulan sebelumnya tercatat inflasi 0,02% (mtm). Melemahnya tekanan inflasi kelompok inti tersebut didorong oleh koreksi harga yang terjadi pada gula pasir yang menyumbang sebesar -0,01%.

Mencermati perkembangan inflasi sampai dengan saat ini, KPw Bank Indonesia Provinsi Lampung memandang tingkat inflasi Provinsi Lampung telah mengarah pada kisaran sasaran inflasinya.

" Meskipun demikian, untuk tetap menjaga momentum tingkat inflasi yang rendah sebagaimana tahun sebelumnya, KPW Bank Indonesia Provinsi Lampung memandang tetap perlu mewaspadai meningkatnya risiko tekanan inflasi yang bersumber dari gejolak harga kelompok komoditas pangan (volatile food) dan administered proses, "paparnya.

 Pertama, masuknya musim penghujan dan cuaca yang kurang kondusif (Siklon Tropis Dahlia) berpotensi mempengaruhi pasokan komoditas akibat kerentanan produksi dan OPT dan gangguan distribusi. Kedua, mulai meningkatnya harga minyak dunia akan memperbesar peluang kenaikan BBM yang berdampak lanjutan pada tarif angkutan umum maupun angkutan barang. Ketiga, risiko meningkatnya harga beras akibat belum lancarnya penerapan HET beras khususnya kualitas medium dan premium. Keempat, potensi peningkatan permintaan pada akhir tahun, terutama angkutan.
Mengingat masih terdapat beberapa risiko yang dapat menyebabkan gejolak harga dan mendorong kenaikan harga lebih tinggi, TPID bersama dengan Satgas Pangan perlu melanjutkan upaya stabilisasi harga di Provinsi Lampung yang antara lain ditempuh melalui: Pertama, menjaga ketersediaan pasokan bahan kebutuhan pokok dalam jumlah yang memadai dan harga yang terjangkau serta upaya menjaga kelancaran distribusi pasokan komoditas (a.l. cabai, bawang, ikan tangkap, dll) dari dampak gangguan cuaca maupun bencana alam yang dapat terjadi. Kedua, merumuskan tarif angkutan secara bijak serta memantau implementasinya. Ketiga, menunjuk Badan/Lembaga untuk mengawasi kualitas dan peredaran beras premium dan medium serta sosialisasi penerapan HET kepada masyarakat, Keempat, mendorong masyarakat untuk merencanakan liburan akhir tahun dengan lebih baik antara lain dengan pemesanan tiket angkutan lebih awal, sehingga dapat mengurangi  lonjakan permintaan di akhir tahun.(AJI)

MESKI INFLASI NOVEMBER TERKENDALI, WASPADAI KENAIKAN HARGA PANGAN DAN ANGKUTAN

Waspadai Kenaikan Harga Pangan Meski Inflasi Terkendali

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan November 2017 di Provinsi Lampung tercatat sebesar 0,19% (mtm) dan secara tahunan sebesar 3,21% (yoy). Tekanan inflasi bulanan tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan inflasi di Sumatera dan nasional yang tercatat masing-masing sebesar 0,35% (mtm) dan 0,20% (mtm), serta lebih rendah dibandingkan pola historisnya dalam 3 tahun terakhir dengan rata-rata 0,52% (mtm).

Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung mengatakan
tekanan inflasi November 2017 terutama bersumber dari kenaikan harga kelompok pangan (volatile food) karena kenaikan harga komoditas pangan utama seperti bawang merah, cabai merah dan beras serta kelompok harga yang ditetapkan pemerintah (administered prices) karena kenaikan harga rokok.

 Dibandingkan Provinsi se-Sumatera, inflasi di Provinsi Lampung  menempati posisi yang cukup baik dengan berada di urutan ke-7 dari total 10 Provinsi. Secara spasial, dibandingkan kota-kota yang menjadi sampel inflasi di Sumatera dan secara Nasional, inflasi Kota Bandar Lampung dan Kota Metro masing – masing menempati urutan ke-44 dan 62, lebih baik dibandingkan posisi bulan sebelumnya. Secara kumulatif sejak awal tahun 2017, inflasi IHK Lampung tercatat masih terjaga di level yang cukup rendah yakni sebesar 2,57% (ytd), atau masih di bawah tingkat inflasi nasional sebesar 2,87% (ytd) sehingga diperkirakan dapat mendukung pencapaian sasaran inflasi tahun 2017 sebesar 4±1%.

Tekanan inflasi pada kelompok pangan (volatile food) tercatat sebesar 0,71% (mtm) atau meningkat jika dibandingkan bulan sebelumnya yaitu sebesar 0,46% (mtm).

"Tingginya tekanan inflasi dipicu oleh kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan yakni bawang merah, cabai merah, dan beras, yang utamanya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang kurang kondusif. Selain itu, tekanan harga pangan bulan ini juga dipengaruhi oleh pergeseran harga beras medium ke premium sebagai konsekuensi dari penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga beras medium di penggilingan mengalami kenaikan sebesar 2,08% (mtm) untuk menyesuaikan harga beras premium, "kata dia dalam siaran pers yang diterima Lampung Post, Rabu (6/12).

 Sementara itu, kenaikan harga rokok dan bahan bakar rumah tangga mendorong inflasi administered prices yang mencapai 0,19% (mtm). Peningkatan harga pada rokok terjadi seiring dengan rencana kenaikan tarif cukai rokok di Januari 2018 sebesar rata – rata tertimbang 10,54%. Peningkatan juga terjadi pada Bahan Bakar Rumah Tangga seiring dengan keterbatasan pasokan serta adanya pengaruh kenaikan harga elpiji di pasar dunia. Namun demikian, tekanan inflasi yang lebih tinggi di kelompok administered prices dapat diredam oleh penurunan tarif angkutan udara di bulan November 2017 seiring dengan pelemahan permintaan yang terjadi pasca beberapa event besar di Lampung pada bulan Oktober 2017. Pada kelompok inti, justru mengalami deflasi sebesar -0,03% (mtm), sedangkan pada bulan sebelumnya tercatat inflasi 0,02% (mtm). Melemahnya tekanan inflasi kelompok inti tersebut didorong oleh koreksi harga yang terjadi pada gula pasir yang menyumbang sebesar -0,01%.

Mencermati perkembangan inflasi sampai dengan saat ini, KPw Bank Indonesia Provinsi Lampung memandang tingkat inflasi Provinsi Lampung telah mengarah pada kisaran sasaran inflasinya.

" Meskipun demikian, untuk tetap menjaga momentum tingkat inflasi yang rendah sebagaimana tahun sebelumnya, KPW Bank Indonesia Provinsi Lampung memandang tetap perlu mewaspadai meningkatnya risiko tekanan inflasi yang bersumber dari gejolak harga kelompok komoditas pangan (volatile food) dan administered proses, "paparnya.

 Pertama, masuknya musim penghujan dan cuaca yang kurang kondusif (Siklon Tropis Dahlia) berpotensi mempengaruhi pasokan komoditas akibat kerentanan produksi dan OPT dan gangguan distribusi. Kedua, mulai meningkatnya harga minyak dunia akan memperbesar peluang kenaikan BBM yang berdampak lanjutan pada tarif angkutan umum maupun angkutan barang. Ketiga, risiko meningkatnya harga beras akibat belum lancarnya penerapan HET beras khususnya kualitas medium dan premium. Keempat, potensi peningkatan permintaan pada akhir tahun, terutama angkutan.
Mengingat masih terdapat beberapa risiko yang dapat menyebabkan gejolak harga dan mendorong kenaikan harga lebih tinggi, TPID bersama dengan Satgas Pangan perlu melanjutkan upaya stabilisasi harga di Provinsi Lampung yang antara lain ditempuh melalui: Pertama, menjaga ketersediaan pasokan bahan kebutuhan pokok dalam jumlah yang memadai dan harga yang terjangkau serta upaya menjaga kelancaran distribusi pasokan komoditas (a.l. cabai, bawang, ikan tangkap, dll) dari dampak gangguan cuaca maupun bencana alam yang dapat terjadi. Kedua, merumuskan tarif angkutan secara bijak serta memantau implementasinya. Ketiga, menunjuk Badan/Lembaga untuk mengawasi kualitas dan peredaran beras premium dan medium serta sosialisasi penerapan HET kepada masyarakat, Keempat, mendorong masyarakat untuk merencanakan liburan akhir tahun dengan lebih baik antara lain dengan pemesanan tiket angkutan lebih awal, sehingga dapat mengurangi  lonjakan permintaan di akhir tahun.(AJI)

Sunday, December 3, 2017


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) - - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung menghimbau kepada masyarakat Lampung untuk waspada terhadap potensi hujan lebat disertai kilat, petir bahkan disertai angin kencang.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung mengatakan wilayah yang berpotensi mengalami cuaca buruk diantaranya Lampung Barat,  Pesisir Barat, Lampung Utara, Way Kanan,  dan Tulang Bawang Barat pada malam hari.

"Pada pagi hari cuaca diprakirakan berawan, dan hujan ringan di wilayah Mesuji, dan Tulang Bawang, "kata dia melalui aplikasi chat Whatsapp,  Senin pagi (4/12/2017).

Sedangkan siang hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Way Kanan, Lampung Barat, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Lampung Utara, Tulang Bawang, Metro, Lampung tengah, Lampung Timur, Bandar Lampung, Pesisir Barat, dan Tanggamus.

Memasuki malam hari diprakirakan berpotensi sedang hingga lebat di wilayah Lampung Barat, Pesisir Barat, Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Tengah, Metro, dan Pringsewu.

"Sementara untuk waktu dini hari diprakirakan berpotensi  hujan ringan di wilayah Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Utara, dan Way Kanan,"ujarnya.

Diketahui angin secara umum bertiup dari arah Barat Daya  hingga Barat Laut dengan kecepatan antara 05 - 20 knot (09 - 38 km/jam). Jarak Pandang berkisar antara 2  - 10 km.

Suhu Udara secara umum berkisar antara 22.0 0C - 31.0 0C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 17.0 0C - 28.0 0C.

Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% - 97%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 70% - 98%.(AJI)

BMKG Himbau Masyarakat Waspadai Hujan Lebat disertai Petir dan Angin Kencang


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) - - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung menghimbau kepada masyarakat Lampung untuk waspada terhadap potensi hujan lebat disertai kilat, petir bahkan disertai angin kencang.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung mengatakan wilayah yang berpotensi mengalami cuaca buruk diantaranya Lampung Barat,  Pesisir Barat, Lampung Utara, Way Kanan,  dan Tulang Bawang Barat pada malam hari.

"Pada pagi hari cuaca diprakirakan berawan, dan hujan ringan di wilayah Mesuji, dan Tulang Bawang, "kata dia melalui aplikasi chat Whatsapp,  Senin pagi (4/12/2017).

Sedangkan siang hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Way Kanan, Lampung Barat, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Lampung Utara, Tulang Bawang, Metro, Lampung tengah, Lampung Timur, Bandar Lampung, Pesisir Barat, dan Tanggamus.

Memasuki malam hari diprakirakan berpotensi sedang hingga lebat di wilayah Lampung Barat, Pesisir Barat, Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Tengah, Metro, dan Pringsewu.

"Sementara untuk waktu dini hari diprakirakan berpotensi  hujan ringan di wilayah Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Utara, dan Way Kanan,"ujarnya.

Diketahui angin secara umum bertiup dari arah Barat Daya  hingga Barat Laut dengan kecepatan antara 05 - 20 knot (09 - 38 km/jam). Jarak Pandang berkisar antara 2  - 10 km.

Suhu Udara secara umum berkisar antara 22.0 0C - 31.0 0C, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 17.0 0C - 28.0 0C.

Kelembaban Udara secara umum berkisar antara 60% - 97%, kecuali Lampung bagian Barat (Lampung barat, Tanggamus, dan Pesisir barat) berkisar antara 70% - 98%.(AJI)

Saturday, December 2, 2017

Video ini dibuat untuk mengajak para pembaca melakukan kegiatan amal melalui donasi program 1000 kaki palsu yang diselenggarakan oleh Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) .  Like dan subscribe yah terimakasih 🙌😇

https://youtu.be/L27JaNvqOQs

Video

Video ini dibuat untuk mengajak para pembaca melakukan kegiatan amal melalui donasi program 1000 kaki palsu yang diselenggarakan oleh Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) .  Like dan subscribe yah terimakasih 🙌😇

https://youtu.be/L27JaNvqOQs

Monday, November 27, 2017



Citra Land bersama Pajero Nusantara Community menggelar acara Family Gathering Pajero Community di Perumahan Citra Land, Jalan Raden Imba Kusuma Nomor 789,  Teluk Betung Selatan,  Minggu (26/11).

Staff Promosi Citra Land Bandar Lampung Amin Syahri mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk mempererat silaturahmi konsumen dan memperkenalkan produk terbaru Citra Land yaitu unit tipe bernama Rovigo dengan dua lantai dan tiga kamar tidur dengan cicilan terjangkau yakni Rp200 ribu perhari selama 24 kali.



"Total ada lima unit yang tersedia,  tapi sekarang tinggal dua unit karena sangat diminati, "kata dia kepada Lampung Post.

PNC memang sudah berencana mengagendakan kegiatan gathering di Citra Land.  Pihaknya berharap,  dari kegiatan tersebut akan mendapatkan konsumen baru.  Dijelaskannya,  para konsumen dan calon konsumen yang tergabung dalam PNC akan mendapatkan beberapa informasi terkait progres pembangunan hunian di Citra Land. Citra Land akan menyediakan berbagai fasilitas hotel,  sekolah Ciputra,  Mall Ciputra,  Little Tokyo,  club house.

Citra Land memiliki berbagai keunggulan,  selain mewah,  hunian tersebut berada di lokasi yang strategis,  dekat dengan pusat kota,  daerah pegunungan yang asri, sejuk dan nyaman.  Sehingga para penghuni betah tinggal dirumah. Desain rumah juga begitu menawan,  dengan gaya clasik modern.

"Citra Land punya pemandangan yang begitu indah,  karena menghadap ke Teluk Lampung, "ungkapnya. (AJi)

Sumber :Lampung Post


Citra Land bersama PNC Sukses Health Family Gathering Pajero Community



Citra Land bersama Pajero Nusantara Community menggelar acara Family Gathering Pajero Community di Perumahan Citra Land, Jalan Raden Imba Kusuma Nomor 789,  Teluk Betung Selatan,  Minggu (26/11).

Staff Promosi Citra Land Bandar Lampung Amin Syahri mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk mempererat silaturahmi konsumen dan memperkenalkan produk terbaru Citra Land yaitu unit tipe bernama Rovigo dengan dua lantai dan tiga kamar tidur dengan cicilan terjangkau yakni Rp200 ribu perhari selama 24 kali.



"Total ada lima unit yang tersedia,  tapi sekarang tinggal dua unit karena sangat diminati, "kata dia kepada Lampung Post.

PNC memang sudah berencana mengagendakan kegiatan gathering di Citra Land.  Pihaknya berharap,  dari kegiatan tersebut akan mendapatkan konsumen baru.  Dijelaskannya,  para konsumen dan calon konsumen yang tergabung dalam PNC akan mendapatkan beberapa informasi terkait progres pembangunan hunian di Citra Land. Citra Land akan menyediakan berbagai fasilitas hotel,  sekolah Ciputra,  Mall Ciputra,  Little Tokyo,  club house.

Citra Land memiliki berbagai keunggulan,  selain mewah,  hunian tersebut berada di lokasi yang strategis,  dekat dengan pusat kota,  daerah pegunungan yang asri, sejuk dan nyaman.  Sehingga para penghuni betah tinggal dirumah. Desain rumah juga begitu menawan,  dengan gaya clasik modern.

"Citra Land punya pemandangan yang begitu indah,  karena menghadap ke Teluk Lampung, "ungkapnya. (AJi)

Sumber :Lampung Post


Sunday, September 17, 2017


Fahrozi merintis usaha kerajinan rotan sejak hampir satu dekade lalu. Mulai dari nol dan modal yang kecil ia perlahan membesarkan usahanya.

Lampung Post menghampiri gerainya di Jalan Soekarno Hatta , Natar Lampung Selatan pada pagi hari. Di gerai berdinding batu bata tanpa aci terpajang berbagai bentuk kerajinan rotan yang bernilai seni tinggi.

Anisa yang merupakan bibi dari Fahrozi mengatakan aneka barang yang dijual digerai tanpa nama itu diantaranya satu set  meja makan, satu set meja tamu  , satu unit kursi santai, tudung nasi, ayunan bayi, rak sepatu, bak penampung cucian baju dan lainnya.

"Biasanya, barang tersebut dijual eceran bahkan pesanan. Bisa diantar sesuai keinginan konsumen. Banyak pelanggan yang memesan digerainya,  seperti dipan atau kursi kolam rengan baik dari instansi, hotel maupun pribadi,"kata dia.



Proses pembuatannya dilakukan dibelakang gerai. Ia menjelaskan harga tiap produk berbeda tergantung dengan ukuran dan tingkatbkerumitan. Seperti satu set meja makan Rp2,6 juta , satu set meja tamu sedang Rp1,5 juta , kursi panjang Rp1,350.000 , tudung saji Rp100 ribu , dan ayunan Rp1,8 juta.

Dulu, Fahrozi sering mengikuti pameran sampai Jakarta, dagangannya pun laris diminati. Namun berbeda dengan saat ini, perekonomian yang tdiak menentu membuatnya untuk beralih profesi  menjadi supir travel di bandara Radin Inten II.

Pemesan berasal dari berbagai daerah seperti Kalianda, bahkan Martapura Sumatera Selatan. Tahun lalu, ia mengaku bisa menjual banyak barang atau dua mobil pick up untuk dikirim ke Martapura.
Namun sekarang satu pun bisa jadi tak laku terjual.

Diakuinya, hambatan terbesar karena permodalan sebab mendatangkan bahan baku rotan tak mudah. Ia harus mengambil bahan dari Kalimantan dan Palembang. Sedangkan proses pengerjaan membutuhkan sumber daya manusia yang ahli dan perlu dibayar.

"Setiap pekerjaan berbeda orang, seperti yang nganyam rotan beda, yang plitur beda, yang amplas juga beda orang,"kata dia.

Ia berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan usaha kreatif Lampung. Sebab, tak ada lagi upaya untuk mencari nafkah kalau tidak memanfaatkan keahlian menganyam rotan.

"Modalnya macet  jadi cuma majang sedikit saja disini. Sudahblama juga tidak memproduksi barang,"paparnya.

Pengerajin Rotan Butuh Dukungan Permodalan dari Pemerintah Daerah


Fahrozi merintis usaha kerajinan rotan sejak hampir satu dekade lalu. Mulai dari nol dan modal yang kecil ia perlahan membesarkan usahanya.

Lampung Post menghampiri gerainya di Jalan Soekarno Hatta , Natar Lampung Selatan pada pagi hari. Di gerai berdinding batu bata tanpa aci terpajang berbagai bentuk kerajinan rotan yang bernilai seni tinggi.

Anisa yang merupakan bibi dari Fahrozi mengatakan aneka barang yang dijual digerai tanpa nama itu diantaranya satu set  meja makan, satu set meja tamu  , satu unit kursi santai, tudung nasi, ayunan bayi, rak sepatu, bak penampung cucian baju dan lainnya.

"Biasanya, barang tersebut dijual eceran bahkan pesanan. Bisa diantar sesuai keinginan konsumen. Banyak pelanggan yang memesan digerainya,  seperti dipan atau kursi kolam rengan baik dari instansi, hotel maupun pribadi,"kata dia.



Proses pembuatannya dilakukan dibelakang gerai. Ia menjelaskan harga tiap produk berbeda tergantung dengan ukuran dan tingkatbkerumitan. Seperti satu set meja makan Rp2,6 juta , satu set meja tamu sedang Rp1,5 juta , kursi panjang Rp1,350.000 , tudung saji Rp100 ribu , dan ayunan Rp1,8 juta.

Dulu, Fahrozi sering mengikuti pameran sampai Jakarta, dagangannya pun laris diminati. Namun berbeda dengan saat ini, perekonomian yang tdiak menentu membuatnya untuk beralih profesi  menjadi supir travel di bandara Radin Inten II.

Pemesan berasal dari berbagai daerah seperti Kalianda, bahkan Martapura Sumatera Selatan. Tahun lalu, ia mengaku bisa menjual banyak barang atau dua mobil pick up untuk dikirim ke Martapura.
Namun sekarang satu pun bisa jadi tak laku terjual.

Diakuinya, hambatan terbesar karena permodalan sebab mendatangkan bahan baku rotan tak mudah. Ia harus mengambil bahan dari Kalimantan dan Palembang. Sedangkan proses pengerjaan membutuhkan sumber daya manusia yang ahli dan perlu dibayar.

"Setiap pekerjaan berbeda orang, seperti yang nganyam rotan beda, yang plitur beda, yang amplas juga beda orang,"kata dia.

Ia berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan usaha kreatif Lampung. Sebab, tak ada lagi upaya untuk mencari nafkah kalau tidak memanfaatkan keahlian menganyam rotan.

"Modalnya macet  jadi cuma majang sedikit saja disini. Sudahblama juga tidak memproduksi barang,"paparnya.